in Coding

Output Buffering di PHP

Keperluan untuk memeriksa hasil yang dioutput oleh kode php muncul ketika kita berada pada posisi yang tidak hanya membutuhkan hasil akhir namun juga membutuhkan informasi mengenai bagaimana data yang kita masukkan ke dalam program kita diproses. Informasi mengenai data-processing tersebut apabila kita pahami akan memberikan beberapa benefit yang meningkatkan kualitas program yang kita kembangkan.

Cakupan

Tulisan ini dengan segala keterbatasan berusaha untuk melakukan hal-hal sebagai berikut;

  • Menjabarkan sedikit lebih detil mengenai perbedaan antara data yang dioutput dengan data yang ada dalam programming.
  • Menjabarkan dasar pemahaman mengenai output buffering di PHP
  • Gambaran mengenai manfaat dari teknik ini dalam lingkungan WordPress dan aplikasi kembangannya

Perbedaan Output dan Proses Programming di PHP

Baik di PHP maupun di WordPress ada dua jenis operasi / function yang kita gunakan, tipe pertama adalah yang menampilan output di layar sementara tipe kedua tidak menampilkan output namun mengembalikan value. Contoh di WordPress dapat dengan cepat kita lihat adalah function yang dimulai dengan the_ dah function yang dimulai dengan get_the_.  Function yang dimulai dengan `the_` akan secara otomatis melakukan proses menampilkan ke layar, sementara yang satunya lagi tidak.

<?php 
	// Di dalam loop WordPress
	the_title();
	// Output = Title dari post terkait
	$title = get_the_title();
	// tidak ada output
        $title = the_title();
        // ??
?>
the_title dan get_the_title di WordPress

Dengan demikian, data hasil dari PHP apabila tidak kita proses melalui perintah seperti echo tidak akan bisa kita lihat terlebih lagi kita periksa ataupun modifikasi, sementara data yang merupakan hasil yang telah dioutput tidak bisa kita ambil langsung ataupun dijadikan sebagai value bagi sebuah variable.

Write a Comment

Comment

  • Related Content by Tag